Biaya Pengurusan Sertifikat Tanah Melalui Notaris - Investasi Tanah Jogja, Invetasi Tanah Kebun, Investasi Tanah Vs Emas, Butuh Uang Jual Tanah di Jogja

Biaya Pengurusan Sertifikat Tanah Melalui Notaris

Biaya pengurusan sertifikat tanah melalui notaris tentu berbeda dan jauh lebih mahal jika dibadningkan dengan mengurus tanah secara pribadi. Namun memang untuk mengurus tanah di notaris prosesnya akan lebih cepat dan terjamin. Namun, memang perlu dipikirkan matang-matang. Untuk lebih jelasnya mengenai biaya pengurusan sertifikat serta biaya pembuatan akta jual beli tanah di notaris simak artikel di bawah ini. 
Hak dan Kewajiban Notaris dalam Perihal Tanah
Notaris merupakan salah satu profesi yang menjamin seseorang untuk dapat membantu hal-hal yang berkaitan dengan hukum, khususnya mengenai penandatanganan sebuah dokumen yang terlibat langsung dengan sistem hukum. Notaris merupakan salah satu jenis profesi yang dilisensi langsung oleh pemerintah. Salah satu bidang yang ditangani oleh notaris adalah bidang pertanahan dan properti, karena seperti yang diketahui bersama, tanah dan properti adalah aset kekayaan yang berhubungan dengan hukum.
Hak dan kewajiban notaris disebutkan dalam UUJN pasal 51, antara lain:
·         Melakukan pengesahan atau memeriksa kecocokan salinan dengan dokumen asli.
·    Membantu membukukan dokumen dan surat di bawah tangan dengan cara mendaftarkannya dalam buku khusus.
·         Membantu pembuatan akta lelang.
·         Membantu pembuatan akta tanah.
·         Membenarkan kesalahan tulis atau mengoreksi kesalahan ketik yang ada pada akta.
·       Memberikan penyuluhan mengenai hukum yang berhubungan dengan tata cara pembuatan akta tanah.
·         Membuat salinan dari surat asli yang dibawa tangan, yaitu berupa salinan yang memuat beberapa uraian tertulis yang ada pada surat tertentu.
Dari penjelasan di atas, memang banyak kewajiban dari notaris, sehingga banyak orang yang mempercayakan proses dan biaya pengurusan sertifikat tanah kavling melalui jasa notaris. Walau untuk urusan biaya, secara umum tidak murah, namun proses yang dilakukan notaris ini tentu akan lebih terarah dan risiko kesalahannya minim.

Biaya Pengurusan Sertifikat Tanah Melalui Notaris
Sertifikat tanah merupakan salah satu dokumen penting yang harus ada dalam setiap transaksi jual beli tanah. Sertifikat tanah adalah dokumen yang memberikan bukti bahwa tanah tertentu dimiliki oleh pihak tertentu, sehingga tanah tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh pihak lain. Dalam proses jual beli tanah, sertifikat tanah perlu dilakukan penggantian nama dari pemilik yang lama ke pemilik yang baru. Proses itu adalah proses balik nama.
Dalam prosesnya, pemohon dari pihak penjual maupun pembeli bisa mencari bantuan untuk mengurus semua berkas dan prosedur yang dibutuhkan, yaitu dengan meminta bantuan pada jasa notaris. Biaya pengurusan sertifikat tanah melalui notaris ada banyak jenisnya. Dan antara notaris yang satu dengan yang lain biayanya bisa berbeda-beda. Namun secara garis besar. untuk lebih jelasnya, berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yang berkaitan dengan biaya.
1.      Biaya cek sertifikat
Pengecekan sertifikat ini tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tanah yang akan diurus sertifikatnya ini memang benar tanah yang legal dan bebas dari sengketa. Dokumen yang dibutuhkan adalah sertifikat asli. Biaya untuk poin ini bermacam-macam, berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 300.000.
2.      Biaya SK 59
Untuk poin ini biasanya harga yang dipatok adalah Rp 1.000.000
3.      Biaya validasi pajak
Validasi pajak ini dilakukan untuk mengetahui besaran pajak, pajak pertambahan nilai, pajak penjualan tanah, dan jenis pajak lainnya. Untuk proses ini biasanya biaya yang dipatok oleh notaris adalah kurang lebih Rp 200.000.
4.      Biaya pembuatan sertifikat tanah dari AJB
Biaya pembuatan Akta Jual Beli tanah perlu dikeluarkan, karena AJB ini sendiri memang salah satu syarat adanya transaksi tanah. Untuk membuat AJB, dokumen yang diperlukan adalah bukti pelunasan PBB, bukti pelunasan PPh, bukti pelunasan BPHTB, dan beberapa syarat lainnya. Pembuatan AJB melalui notaris ini biasanya memakan biaya sebesar Rp 2.400.000.
5.      Biaya BBN
BBN atau Bea Balik Nama perlu diurus juga oleh notaris. Pengurusannya biasanya bersamaan dengan pengurusan AJB. Untuk proses ini, pemohon biasanya harus membayar sebesar Rp 750.000 agar notaris bersedia membantu proses pengurusannya.
6.      Biaya SKHMT
SKHMT atau Surat Kuasa Hak Memberikan Hak Tanggungan bisa diurus oleh notaris dengan biaya kurang lebih Rp 1.200.000. SKHMT ini biasanya hanya dibutuhkan untuk pembelian tanah atau rumah dengan sistem kredit.
7.      Biaya APHT
APHT atau Akta Pemberian Hak Tanggungan bisa diurus dengan biaya kurang lebih Rp 1.200.000.
Dari beberapa poin di atas, jika ditotal, dalam proses pembuatan sertifikat tanah melalui notaris, pemohon perlu mengeluarkan biaya kurang lebih Rp 5.000.000. Namun, tidak semua notaris memberlakukan harga yang sama seperti di atas. Ada notaris yang membebankan biaya yang lebih murah, ada juga yang membebankan biaya yang lebih mahal. Tergantung dari pemohon yang harus pandai mencari notaris yang tepat. Demikianlah beberapa penjelasan mengenai biaya pengurusan sertifikat tanah melalui notaries yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment

About Us

INVESTASI TANAH JOGJA

Kami adalah Situs khusus Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]



DMCA.com Protection Status

Popular Posts

Formulir Kontak