Tanah Dijual di IKIP PGRI Jogja Pengurusan Sertifikat - Investasi Tanah Jogja, Invetasi Tanah Kebun, Investasi Tanah Vs Emas, Butuh Uang Jual Tanah di Jogja

Tanah Dijual di IKIP PGRI Jogja Pengurusan Sertifikat

Tanah dijual di IKIP PGRI Jogja akan menjadi sebuah lahan yang banyak dicari oleh orang. Ada banyak pemilik tanah di IKIP PGRI Jogja yang ingin tahu cara cepat jual tanah agar bisa mendapatkan banyak keuntungan dari hasil penjualan tanah. Namun bisa jadi sertifikat tanah yang akan dijual hilang. Tentu akan diperlukan proses pengurusan yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagaimana caranya? Simak penjelasan di bawah ini.
Keuntungan Membeli Tanah Dijual di IKIP PGRI Jogja
Sebagai kota pendidikan, Jogja tentu saja memiliki banyak sekali universitas besar dan kampus kecil. Ada banyak mahasiswa yang datang dari luar daerah untuk menempuh pendidikan tinggi di Jogja. Para mahasiswa tersebut kebanyakan tertarik untuk kuliah di Jogja bukan hanya karena pendidikan di Jogja yang bagus, tetapi juga karena Jogja merupakan lokasi wisata yang indah. Sehingga mereka berpikir bahwa menempuh pendidikan di Jogja akan sangat mengesankan.
Salah satu perguruan tinggi besar yang berada di Jogja adalah IKIP PGRI. Akibatnya ada banyak mahasiswa yang berdomisili di sekitar IKIP PGRI. Hal ini memicu permintaan akan hunian dan property di sekitar IKIP PGRI Jogja semakin banyak setiap tahunnya. Kondisi ini menyebabkan tanah murah IKIP PGRI Jogja kian naik harganya dari tahun ke tahun. Wajar saja, karena memang IKIP PGRI adalah salah satu universitas terkemuka di Jogja.
Dari kondisi di atas, bisa disimpulkan bahwa memiliki aset tanah di IKIP PGRI Jogja akan sangat menguntungkan. Selain karena nilai tanah yang baik untuk investasi jangka panjang, tanah di IKIP PGRI Jogja bisa dimanfaatkan dengan banyak hal. Misalnya dengan membangun rumah kost, usaha laundry, usaha fotokopi dan alat tulis, usaha makanan, dan sebagainya. Pemilik tanah juga bisa menyewakan lahan tersebut untuk keperluan komersial. Hal itu akan sangat menguntungkan di kemudian hari.
Mengurus Sertifikat Tanah yang Hilang
Dari keuntungan yang didapatkan jika membeli tanah dijual di IKIP PGRI Jogja tersebut, maka segeralah berusaha untuk mencari informasi mengenai tanah dijual di IKIP PGRI Jogja. Apalagi jika calon pembeli sudah memiliki modal yang cukup. Namun, untuk penjual, kadang-kadang ada hambatan sebelum menjual tanah. Salah satunya jika sertifikat tanah yang akan dijual hilang.
Hilangnya sertifikat tanah biasanya terjadi karena bencana alam, seperti kebakaran, kebanjiran, atau lainnya. Namun jangan cemas dan panik, karena sertifikat tanah yang hilang bisa diurus. Pengurusan tersebut dilakukan di kantor BPN (Badan Pertahanan Nasional).
Pengurusan hanya bisa dilakukan oleh orang yang namanya tercantum dalam hak kepemilikan tanah. Harus diajukan permintaan pengurusan tanah terlebih dahulu. Jika pemilik tanah sudah meninggal, maka permohonan sertifikat pengganti dapat dilakukan oleh ahli warisnya. Adapun syarat pengurusan sertifikat tanah yang hilang adalah sebagai berikut:
·         Formulir permohonan
·         Surat kuasa (apabila proses dikuasakan)
·         Identitas pemohon seperti KTP dan KK
·         Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum
·         Jika ada, sertakan fotokopi sertifikat
·         Surat pernyataan hilang dari pihak yang menghilangkan atau keterangan terkena bencana alam
·         Surat tanda lapor kehilangan dari polisi
Adapun tata cara pengurusan adalah sebagai berikut:
1.      Membuat surat laporan kehilangan di kantor polisi
Cara pertama untuk melakukan pengurusan adalah meminta surat laporan kehilangan sertifikat tanah di kantor polisi. Adapun syarat untuk mengajukan surat tersebut adalah dibutuhkan fotokopi KTP, fotokopi sertifikat tanah (jika masih ada), surat keterangan domisili dan kepemilikan (bisa didapatkan dari kantor kelurahan setempat), dan juga bukti pengumuman kehilangan. Biasanya bukti pengumuman tersebut adalah pengumuman di surat kabar.
2.      Memblokir sertifikat di BPN
Setelah mendapatkan surat dari kantor polisi, maka pemohon bisa langsung menuju BPN untuk memblokir sertifikat yang lama. Dokumen yang diperlukan adalah fotokopi sertifikat (jika ada) dan juga fotokopi KTP. BPN akan mengurus pada buku tanah. Tujuan pemblokiran adalah agar sertifikat tanah yang lama di BPN tidak dipergunakan atau dimanfaatkan oleh pihak lain.
3.      Mengajukan sertifikat pengganti
Dalam prosedur ini ada beberapa sub prosedur yang harus dilakukan, yaitu:
a.       Mengisi berkas permohonan dengan lengkap
Syarat untuk prosedur ini adalah identitas, bukti pelunasan PBB, surat dari polisi, surat kuasa (jika diwakilkan), dan fotokopi sertifikat (jika masih ada).
b.      Pengambilan sumpah
Proses ini akan memakan waktu selama kurang lebih 1 bulan setelah pengambilan sumpah. Jika tidak ada gugatan dari pihak lain, maka proses selanjutnya akan dilakukan.
c.       Pengukuran ulang
Kantor BPN akan meninjau lokasi tanah untuk memastikan kondisi tanah tetap sama seperti surat permohonan tersebut.
d.      Penerbitan sertifikat pengganti
Proses terakhir adalah menerbitkan sertifikat. Prosesnya kurang lebih 3 bulan setelah semua proses dilakukan dengan lengkap.
Demikianlah tata cara mengurus sertifikat tanah dijual di IKIP PGRI Jogja yang hilang. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment

About Us

INVESTASI TANAH JOGJA

Kami adalah Situs khusus Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]



DMCA.com Protection Status

Popular Posts

Formulir Kontak