Tips Investasi Tanah Kebun Sebagai Lahan yang Menghasilkan - Investasi Tanah Jogja, Invetasi Tanah Kebun, Investasi Tanah Vs Emas, Butuh Uang Jual Tanah di Jogja

Tips Investasi Tanah Kebun Sebagai Lahan yang Menghasilkan

Investasi tanah kebun merupakan salah satu tips investasi tanah yang menguntungkan. Hal ini berkaitan dengan lahan yang tetap bisa menghasilkan, karena ditanami berbagai macam tanaman yang dapat dipanen. Daripada tanah dibiarkan kosong dan terbengkalai, lebih baik tanah dijadikan perkebunan yang bermanfaat bukan? Simak beberapa tips berikut ini.
Tips Membeli Tanah untuk Investasi
Tanah saat ini mungkin semakin langka dan harganya semakin mahal. Hal inilah yang menjadikan banyak orang sangat ingin bisa memiliki tanah. Tujuannya pasti adalah untuk investasi. Investasi tanah memang sangat menguntungkan, karena di masa depan, harga tanah juga pasti akan naik dengan sendirinya. Namun, beberapa hal berikut ini perlu diperhatikan sebelum membeli tanah untuk investasi.
1.      Posisi tanah
Tanah bisa dijadikan lahan yang menguntungkan jika dan hanya jika posisinya menguntungkan. Tanah yang letaknya ada di lokasi yang strategis tentulah dapat dijual kembali dengan harga yang tinggi beberapa tahun ke depan. Cara memilih lokasi yang prospektif adalah dengan sering-sering melihat iklan, baik di koran maupun media internet. Dengan media tersebut, akan lebih mudah menemukan tanah yang potensial di masa yang akan datang.
2.      Menggali potensi tanah
Langkah berikutnya adalah lebih mampu menggali potensi tanah. Jika tanah berada di lokasi perkotaan, lihat apakah tanah tersebut nantinya potensial untuk dijadikan permukiman, perkantoran, atau bangunan komersial. Jika tanah tersebut ada di lingkungan pedesaan, lihat apakah tanah tersebut bisa produktif dengan dijadikan kebun. Karena saat ini, salah satu cara investasi tanah yang menguntungkan adalah dengan menjadikannya perkebunan yang hasilnya dapat dipanen dan dinikmati setiap tahun.
3.      Status tanah
Sebelum membeli tanah, pastikan bahwa tanah tersebut statusnya benar-benar sah dan layak untuk dibeli. Hindari tanah sengketa dan tanah yang tidak memiliki sertifikat. Jika pun tanah tersebut memang sah secara hukum, pastikan juga bahwa PBB dibayar dengan tepat waktu oleh pemilik tanah. Hal ini penting untuk menghindari penipuan dan kerugian.
4.      Pastikan kepemilikan tanah
Pastikan juga nama siapa yang ada di dalam sertifikat tanah tersebut. Sebisa mungkin, jangan membeli tanah yang sertifikatnya digadaikan ke bank. Jangan juga membeli tanah yang namanya belum dibaliknamakan oleh pemilik terdahulu ke pemilik yang sekarang. Selalu waspada dan teliti semua berkas sebelum memutuskan untuk membeli tanah tersebut.
5.      Negosiasi yang santai
Langkah berikutnya jika memang sudah benar-benar yakin akan membeli tanah tersebut, lakukan negosiasi secara santai. Jangan terburu-buru dalam negosiasi. Usahakan untuk tetap tenang. Dan tawarlah harga tanah tersebut secara wajar. Bina hubungan baik dengan pemilik tanah agar beliau nyaman bertransaksi dengan calon pembeli.
6.      Lakukan pembayaran bersyarat
Jika sudah deal harga, maka ajukan beberapa persyaratan mengenai pembayaran tanah tersebut. Dan sebisa mungkin, buat perjanjian di atas kertas tentang beberapa hal yang harus disepakati, seperti proses balik nama, proses pembayaran, dan sebagainya.
7.      Bayarlah secara bertahap
Langkah terakhir masih berkaitan dengan langkah sebelumnya, yaitu lakukan pembayaran secara bertahap. Dalam artian, jangan langsung membayar 100%. Bayar saja uang muka sekian persen terlebih dahulu. Jika nanti semua proses balik nama selesai, barulah membayar sisanya hingga lunas. Hal ini juga bisa memberikan keamanan dan kenyamanan dalam transaksi.
Tips Investasi Tanah Kebun
Investasi tanah kebun merupakan salah satu jenis investasi tanah yang juga bisa memberikan keuntungan yang baik. Tanah yang dijadikan kebun tentu bisa memberikan penghasilan pasif sepanjang tahun, tergantung dari tanaman dan jangka waktu panennya. Investasi perkebunan yang menguntungkan tentu tergantung dari lokasi tanah tersebut. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam invesasi tanah perkebunan antara lain:
1.      Jenis tanaman
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jenis tanaman wajib ditentukan berdasarkan potensi dari tanah itu sendiri. Saat ini ada banyak sekali jenis tanaman yang bisa ditanam dan menghasilkan penghasilan yang baik. Mulai dari tanaman kecil seperti cabai, jagung, singkong, buah-buahan. Hingga tanaman besar seperti pohon-pohon yang bisa menghasilkan kayu.
2.      Biaya pemeliharaan
Untuk perkebunan, perlu diperhatikan bahwa selalu dibutuhkan biaya pemeliharaan, seperti biaya pupuk, pestisida, irigasi, dan sebagainya.
3.      Berbisnis dengan para ahli
Tidak ada salahnya memulai bisnis dengan orang-orang yang sudah lebih dulu terjun di dunia perkebunan agar meminimalisir risiko kerugian.
4.      Jangka waktu panen
Setiap tanaman tentu memiliki jangka waktu panen yang berbeda-beda. Hal ini juga perlu diperhatikan.
5.      Ilmu bercocok tanam
Pemilik lahan juga wajib tahu beberapa ilmu yang berkaitan dengan cocok tanam sebelum memutuskan untuk membuka perkebunan sendiri.
Demikianlah beberapa tips membeli tanah dan tips investasi tanah kebun yang bisa dilakukan. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk banyak pihak.

No comments:

Post a Comment

About Us

INVESTASI TANAH JOGJA

Kami adalah Situs khusus Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]



DMCA.com Protection Status

Popular Posts

Formulir Kontak